
Mug ini dibeli di Starbucks di mall yang terletak di depan Masjidil Haram, bulan Mei tahun 2007. Enaknya, di Starbucks ini juga menjual citymug-citymug dari negara2 lain di wilayah Arab, sepeti
dari Kuwait, Qatar, dll. Gak seperti Starbucks di tempat lain, hanya menjual citymug khusus kota/negara tersebut. Gak usah jauh-jauh, contohnya Starbuck Bandung gak jual citymug Jakarta.
Perbedaan lain di banding Starbucks lain, di sini tidak (atau belum) menerima pembayaran via credit card. Jadi kalo ke sana harus bawa cash. Gak tau sekarang, mungkin udah bisa.
Kiriman Anissy
