<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="WordPress/2.5.1" -->
<rss version="0.92">
<channel>
	<title>mugue.com</title>
	<link>http://mugue.com</link>
	<description>tentang mug, cangkir, dan gelas</description>
	<lastBuildDate>Sat, 22 Nov 2008 19:16:46 +0000</lastBuildDate>
	<docs>http://backend.userland.com/rss092</docs>
	<language>en</language>
	
	<item>
		<title>Ngopi Pakai Gambar Kopi</title>
		<description>Saya tak tahu ini mug siapa sebetulnya. Pertama kali melihatnya di meja Yusuf Nurrachman, juragan rumahweb.com, di kantor cabangnya Jakarta. Atau itu jangan-jangan itu mug-nya Superpengki, yang juga kawula rumahweb.com? Entahlah.  Toh keesokan harinya saya lihat mug itu di dapur kantor lain (dagdigdug.com). :D  Yang pasti mug itu mengesankan saya ...</description>
		<link>http://mugue.com/2008/11/23/ngopi-pakai-gambar-kopi/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Murmer Rp 2.900</title>
		<description>

Beginilah pasar setelah diserbu produk RRC: sebuah mug di Hero dijual seharga Rp 2.900. Barang yang sama pernah dijajakan di Giant -- maklum masih bersaudara.

Dishwasher safe? Microwave safe? Tidak. :) Yang penting murah meriah, lagi pula saya mencuci gelas-piring secara manual kok.

Dekorasi mug ini cukup bersahaja tapi menarik, berupa sapuan ...</description>
		<link>http://mugue.com/2008/11/16/murmer-rp-2900/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Mug Kantor</title>
		<description>

Betul, bukan mug gue, bukan mug saya pribadi, tapi saya sering memakainya untuk ngopi. Di kafe? Bukan. Itu lounge sebuah kantor di Jakarta Selatan, tempat saya kadang berkantor. Berlantai semen, dengan interior merah, penerangan ruangan bersuasana oriental itu cukup mengandalkan sinar matahari. Hemat energi -- kalau siang. Di sana ada ...</description>
		<link>http://mugue.com/2008/09/18/mug-kantor/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Nostalgia Masa Kecil Berbuah Mug</title>
		<description>Mint Museum of Toys di Seah St, Singapura, benar-benar bisa membuat orang terpesona dalam nostalgia. Ini adalah museum yang menampilkan koleksi mainan jaman dulu, mulai dari mainan kaleng, boneka jadul hingga action figure masa lalu. Mulai dari mainan Flash Gordon, The Beatles, Mickey, Tintin dan bahkan boneka Barbie versi awal.

Waktu ...</description>
		<link>http://mugue.com/2008/08/10/nostalgia-masa-kecil-berbuah-mug/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Bisa bahasa Inggris?</title>
		<description>Saya kadung bayangkan mug dari ILP (International Language Programme) ini bisa membuat pemakainya pintar ngoceh dalam bahasa Inggris. Ternyata tidak. Padahal saya sudah sering minum pakai mug ini. Saya tertipu.

 </description>
		<link>http://mugue.com/2008/07/31/bisa-bahasa-inggris/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Mug komplet</title>
		<description>

Ini mug dari sebuah perhelatan keluarga. Ketika dikeluarkan dari kotak tampaklah sebuah mug bermotif merak dengan garis keemasan (termasuk di pegangannya). Mugnya punya tutup. Selain itu, setelah dibuka, mug ini punya saringan. Oh cocoknya untuk teh. Memang sih teh lebih enak di cangkir rendah, tapi di mug yang lebih tinggi ...</description>
		<link>http://mugue.com/2008/07/16/mug-komplet/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Mug anjing</title>
		<description>

 

Oh tidak! Mug ini bukan untuk ajing! Saya melihatnya ketika sedang terburu-buru membeli tiga kantong makanan anjing saya, padahal tadi Hero sudah mau tutup. Di rak makanan anjing saya lihat mug ini. Saya kira bonus. Ternhyata salah tempat. Akhirnya harus membayar Rp 7.000-an. Kenapa saya tetap membelinya? Karena suka. Mengapa ...</description>
		<link>http://mugue.com/2008/07/16/mug-anjing/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Mug Pig</title>
		<description>Mug ini oleh-oleh dari teman jepang saya yang homestay di rumah untuk beberapa bulan



Kenapa disebut mug pig? Kamu bisa lihat sendiri dari skrinsut di bawah ini. 



Mug ini ukurannya kecil sekali jadi sepertinya hanya pas untuk minum ekspresso, kalo buat minum teh sih kurang banget.

Mug pig ini juga hanya bisa ...</description>
		<link>http://mugue.com/2008/07/11/mug-pig/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Mug Puitis dari Korea</title>
		<description>Jika pernah ada kesempatan berkunjung ke Seoul, Korea Selatan, kolektor mug agaknya 'wajib' mampir ke N Tower. Selain menikmati pemandangan Korsel dari pucuk menaranya, souvenir shop di N Tower menyediakan mug layak koleksi.



Mug ini sekilas nampak seperti mug polos. Tak ada pola apapun di bagian luarnya. Namun keunikannya mulai terasa ...</description>
		<link>http://mugue.com/2008/07/11/mug-puitis-dari-korea/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Kingdom of Saudi Arabia Citymug</title>
		<description>

 

Mug ini dibeli di Starbucks di mall yang terletak di depan Masjidil Haram, bulan Mei tahun 2007. Enaknya, di Starbucks ini juga menjual citymug-citymug dari negara2 lain di wilayah Arab, sepeti
dari Kuwait, Qatar, dll. Gak seperti Starbucks di tempat lain, hanya menjual citymug khusus kota/negara tersebut. Gak usah jauh-jauh, contohnya ...</description>
		<link>http://mugue.com/2008/07/10/kingdom-of-saudi-arabia-citymug/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Mug bertuah</title>
		<description>apa yang spesial dari Mug ini?



design-nya kah? - ah, tidak hanya design simple square aja.. ukurannya kah? - seperti yang terlihat, ukurannya normal.. Bentuknya kah? - mmm.. cuping pegangannya cuman satu, berbentuk selayaknya Mug.. tapi ceritanya cukup spesial buat saya, suatu ketika saya menghadiri Konferensi AIESEC tahun 2006 akhir, ada acara semacam Gala Dinner, dan disana ada ...</description>
		<link>http://mugue.com/2008/07/10/mug-bertuah/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Sinyo hitam giginya putih kalau tertawa manis sekali&#8230;</title>
		<description>Ini mug dari Pepsodent. Kenapa pake warna item barangkali supaya bisa kontras ama gigi. Ah jadi inget sama lagu yang dinyanyiin pengamen di bus kota Mayasari Bhakti P6, "Sinyo hitam giginya putih kalau tertawa manis sekali..."


 </description>
		<link>http://mugue.com/2008/07/10/sinyo-hitam-giginya-putih-kalau-tertawa-manis-sekali/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Santo Kayumanis</title>
		<description>

Ini mug dari kedai kopi Saint Cinnamon Jakarta. Kalau diterjemahkan barangkali menjadi "Santo Kayumanis". Cocok nggak ya dipakai buat ngopi sambil dengerin Metallica's St. Anger? :D

-


-

Kalo mau entengan dikit ya sambil dengerin D'Cinnamons. :D



- </description>
		<link>http://mugue.com/2008/07/10/santo-kayumanis/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Mug bukan tren sesaat?</title>
		<description>

Ini mug eksklusif (cuma diproduksi terbatas) dari dagdigdug, dibagikan waktu launching April di Mezzo Cafe Plaza Semanggi, tapi yang gak dateng di acara tetap dapet (kalo beruntung). Emang ngeblog gak sesaat? Jangan-jangan nanti trennya emang beda. :)

 </description>
		<link>http://mugue.com/2008/07/10/mug-bukan-tren-sesaat/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Cangkir Neskape</title>
		<description>Office boy kantor teman saya nyebut mug ini sebagai "cangkir neskape". Memang unik produk yang muncul pada 2004 ini karena dijual sebagai paket bareng kopi Nescafe. Bentuknya yang agak kotak menjadikannya berbeda.





   </description>
		<link>http://mugue.com/2008/07/10/cangkir-neskape/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Cangkir untuk si mulut besar</title>
		<description>

 

Mohon maaf kepada Ki Blogkosuto karena mugue tidak permisi ambil posting lantas bikin judul tidak sopan. Tetapi cangkir sebesar (di luar kerangka guyon) ini cocoknya untuk siapa? Misalkan dipakai untuk menjamu tamu rasanya kok tidak sopan kecuali tamunya punya sense of humor yang keterlaluan. Bayangkan jika calon besan melamar lalu ...</description>
		<link>http://mugue.com/2008/07/08/cangkir-untuk-si-mulut-besar/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Tiga menguak cangkir</title>
		<description>

 

Lazimnya, cangkir hanya memiliki satu pegangan. Tapi, cangkir teh milik sebuah kantor penerbitan asing yang bermarkas di Hotel Peninsula, Jakarta Barat, ini mempunyai tiga pegangan.

 

Barangkali perancang cangkir ini lebih mengutamakan desain ketimbang fungsi. Para penikmat desain mungkin menilainya sebuah inovasi. Tapi, peminum teh sejati bisa jadi menganggapnya pemborosan.

 

Mana yang lebih ...</description>
		<link>http://mugue.com/2008/07/08/tiga-menguak-cangkir/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Beli buku dapat mugramedia</title>
		<description>Mug ini didapat gratis karena beli buku seharga saya lupa berapa. Memang begitulah lazimnya akhirnya mug jadi alat promosi. Jadi sebetulnya di balik gratisan itu ada pamrih, yakni supaya orang yang sedang minum teringat akan nama toko buku. Konon orang yang sering beli dan baca buku adalah orang terpelajar. Kalau ...</description>
		<link>http://mugue.com/2008/07/08/beli-buku-dapat-mugramedia/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Cangkir polos</title>
		<description>

 

Saya menyebutnya cangkir. Orang kafe bilang cup -- "A cup of coffee, Mas?" -- mungkin biar gaya karena bahasa menunjukkan kelas. Saya suka cangkir polos. Di mana-mana ada. Kalau ada hiasan paling berupa garis keemasan. Cangkir polos dengan model yang begitu-begitu saja tampak bersahaja. Tapi seperti halnya jeans Levis model ...</description>
		<link>http://mugue.com/2008/07/08/cangkir-polos/</link>
			</item>
</channel>
</rss>
